![]() |
Gambar: BadmintonIndonesia.org |
Hal yang sangat saya sayangkan adalah teriakan Jiayou.. Jiayou.. itu kemudian dibalas sorakan pendukung Indonesia : "huuu....". Apa-apaan ini? Apakah disana orang lain tidak dibolehkan mendukung idolanya atau bangsanya dan harus mendukung Indonesia? Saya tidak pernah melihat hal seperti ini di turnamen bulutangkis manapun. Sekarang memang zaman globalisasi, dimana berefek pada menyebarnya penghuni suatu bangsa ke seluruh dunia. Kita sudah biasa kalau menonton pertandingan sekelas Super Series banyak pendukung diluar tuan rumah yang nge-live di stadion dimana diselenggarakan turnamen tersebut. Indonesia, Tiongkok, Malaysia adalah beberapa contohnya. Contoh ketika perhelatan All England di Birmingham, Inggris. Banyak sekali pendukung untuk masing-masing negaranya. Indonesia dan Tiongkok kentara sekali didalamnya. Ketika terjadi match Indonesia Vs. Tiongkok, saya tidak melihat pendukung masing-masing negara saling menyoraki. Dan saya enggak pernah melihat hal semacam ini dimanapun kecuali seperti di Jakarta. Yang saya tahu, dukung-mendukung itu adalah hal yang sangat lumrah, namun menyoraki pendukung lain itu memalukan! Apa jadinya ketika kemudian mereka balas menyoraki "huuuu..." saat Be-eL Indonesia menyerukan yel-yelnya? Perang suporter.
Indonesia open diakui oleh BWF sebagai penyelenggaraan turnamen terbaik di dunia. Namun sangat disayangkan ketika melihat kejadian diatas. Dimana letak respect kita kepada orang lain? Dimana Indonesian people yang dikenal Gemah Ripah Loh Jinawi yang doyan senyum, doyan berbasa-basi bahkan kepada orang asing sekali pun?
0 komentar:
Posting Komentar